Siklus Daur Fosfor

waktu baca 1 menit
Selasa, 1 Mar 2016 08:40 0 2721 Mh Badrut Tamam

Siklus daur fosfat adalah faktor pembatas kehidupan tumbuhan pada perairan. Fosfor merupakan bagian terpenting penyusun  asam nukleat atau DNA dan merupakan unsur penting dalam semua organisme termasuk molekul berenergi yakni ATP pun juga mengandung fosfat. Beberapa bakteri juga mampu menyimpan fosfor dalam bentuk polifosfat di dalam granula volutin. Keberadaan fosfor dalam air hanya terbatas dari hasil dekomposisi zat organik oleh bakteri dan fungi.
Beberapa bakteri dan fungi mampu memecah senyawa-senyawa fosfor organik serta mampu melepaskan fosfat dari dan kembali dalam siklus materi. Fosfat dalam air seringkali dalam keadaan padat, yakni sebagai tulang dan sebagai kalsium fosfat (Ca3(PO4)2 yang merupakan senyawa penting dalam siklus fosfor pada sejumlah bakteri yang mampu melarutkan trikalsium fosfat.  Kelarutan (Ca3(PO4)2 dibantu juga oleh bentukan senyawa amonium.  Beberapa bakteri yang dapat mendekomposisi trikalsium fosfat adalah genus Pseudomonas,  Aeromonas,  Escherichia,  Bacillus,  dan Micrococcus.  Siklus fosfor lebih mudah diteliti dibandingkan dengan siklus nitrogen dan sulfur. Fosfor diserap oleh tumbuhan sebagai senyawa pirofosfat,  dan kemudian diubah menjadi senyawa fosfor organik,  sedangkan fosfat dipakai untuk aktivitas mikroorganisme. Berikut penjelasanya siklus fosfor melalui bagan:


Mh Badrut Tamam

Mh Badrut Tamam

Lecturer
Science Communicator
Governing Board of Generasi Biologi Indonesia Foundation

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Arsip

Kategori

Kategori

Arsip

LAINNYA
x