Deskripsi dan Klasifikasi Tupai Ekor Sikat

waktu baca 1 menit
Kamis, 30 Jul 2020 03:17 0 1031 Mh Badrut Tamam

Nama Ilmiah: Ptilocercus lowii
Nama Inggris: Pen-tailed treeshrew

Morfologi Tupai Ekor Sikat (Ptilocercus lowii). Credit: https://alchetron.com/


Deskripsi
Panjang tubuh 130-140 mm, dan panjang ekor 160-190 mm. Tubuh bagian atas memiliki warna coklat abu-abu; bagian bawah abu-abu kekuningan. Mata berwarna hitan dan telinga relatif besar. Ekor panjang dan tidak berambut, kecuali pada bagian 2/5 ujung ekornya berbentuk seperti bulu sikat yang merupakan ciri khas dari tupai ini. “Ekor sikat” berwarna hitam, memudar menjadi putih di bagian distal.


Ekologi dan Habitat
Satu-satunya tupai nokturnal. Biasanya arboreal. Makanan utamanya adalah serangga dan artropoda lain. Tupai ini dapat ditemukan di hutan primer dan sekunder, perkebunan karet, dan di rumah-rumah di dekat tepi hutan.


Distribusi
Semenanjung Thailand dan Malaysia, Sumatra, Kalimantan utara dan pulau-pulau kecil di dekatnya

Klasifikasi
Kingdom: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Scandentia
Famili: Ptilocercidae
Genus: Ptilocercus
Species: Ptilocercus lowii

Status Konservasi
IUCN = Least Concern (LC)
Appendix II

DNA Barcoding
Gen 16S ribosomal RNA
Accession Number: MK112020

Sitokrom B
Accession Number: MK111983, MK111982

Referensi:

  1. Francis, SM. Mammals of South-east Asia.
  2. Payne J et al. Panduan Lapangan: Mamalia di Kalimantan, Sabah, Sarawak & Brunei Darussalam.
  3. Philipps Q and Philipps K. Mammals of Borneo and their ecology.

Mh Badrut Tamam

Mh Badrut Tamam

Lecturer
Science Communicator
Governing Board of Generasi Biologi Indonesia Foundation

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Arsip

Kategori

Kategori

Arsip

LAINNYA
x